Home Peristiwa Kesan serampangan kelola Mobil Dinas DPRD, ada yang jual nama Yesika…

Kesan serampangan kelola Mobil Dinas DPRD, ada yang jual nama Yesika…

SHARE
Ekspresi Yesika sesaat setelah namanya disebut terkait mobil dinas belum dikembalikan

isiantar.com – Dua unit mobil dinas belum dikembalikan oleh mantan anggota DPRD. Kedua orang itu adalah Bagian Sitopu, mantan ketua DPRD periode 1999-2004, dan Saud Simanjuntak anggota DPRD periode 2009-2014.

Untuk kasus mobil Saut Simanjuntak, Sekretaris Dewan (Sekwan) Mahadin Sitanggang, mengaku pernah meminta Saud mengembalikannya. Namun tidak jadi dan dibiarkan dipakai Saud, karena ada anggota DPRD saat ini yang mau menjamini mobil itu di tangan mantan anggota DPRD itu. Yang menjamini kata Mahadin ialah Yesika Pratiwi. Tetapi saat dikonfrontir langsung kepada Yesika Pratiwi, politisi muda asal partai Hanura ini langsung membantah.

Terkuaknya sengkarut pengelolaan mobil dinas oleh Sekwan ini berawal dari pertanyaan Ketua Pansus (Panitia Khusus) DPRD, Oberlin Malau, dalam rapat pembahasan LKPJ Walikota, di ruang sidang DPRD, Jumat (13/5/2016) Sore.

“Saya dengar informasi ada beberapa mantan anggota DPRD, yang belum mengembalikan mobil dinas yang dipakainya dulu. Bagaimana itu,?” tanya Oberlin.

Dijawab Mahadin, ada dua mobil dinas yang belum dikembalikan mantan anggota DPRD. Ia mengaku sudah berupaya meminta mobil itu dikembalikan. Tapi untuk mobil yang ditangan Saud Simanjuntak dianggap tidak masalah lagi, karena ada anggota DPRD saat ini yaitu Yesika Pratiwi yang menanggungjawabinya.

Raut wajah Oberlin tampak terkejut dengan jawaban yang mengisyaratkan kesan serampangan pengelolaan mobil dinas itu. Oberlin pun langsung mempertanyakan kebenaran ucapan Mahadin kepada Yesika  – yang saat itu juga hadir sebagai anggota Pansus.

“Hebat kali lah si Yesika ini. Iya Yesika kau yang menanggungjawabi mobil yang sama Saud Simanjutak itu? Tanya Oberlin.

Yesika yang menampakkan raut bingung sejak namanya disebut Mahadin, langsung menggeleng, “tidak ada, Pak,” jawabnya singkat.

Kembali ke Mahadin, ia pun bercerita bahwa ia pernah bertemu dengan Kennedy Parapat, yakni anggota DPRD yang juga ketua Fraksi Nurani Keadilan. Dikatakan kennedy kepadanya, bahwa mobil yang belum dikembalikan Saud sudah berada di bawah tanggung jawab Yesika. Dan semenjak itu, Mahadin tidak lagi berupaya menarik mobil itu kembali.

Namun meski demikian, kata Mahadin, setelah mendengar jawaban Yesika itu, Ia berjanji akan kembali mengkoordinasikan hal itu kepada Kennedy Parapat. “Saya koordinasi lah dulu ke pak Kennedy. Beliau yang bilang mobil itu sudah dikuasai Yesika. Katanya itu hasil pembicaraannya dengan pak Saud,” ucap Mahadin.

Ditemui setelah selesai rapat, Yesika menolak memberi keterangan rinci mengenai pernyataan Mahadin itu.  Dia hanya berujar sama sekali tidak tahu menahu soal mobil itu, dan Kennedy Parapat yang juga ketuanya di fraksi Nurani Keadilan, tidak pernah membahas perihal mobil itu sama sekali kepadanya.

“Hari senin lah saya terangkan, Ya. Mobil itu gak tahu saya. Tapi untuk lebih jelasnya hari Senin lah,” ucapnya singkat.

(nda/dra)