Home Hukum Dugaan Pemerasan Kepsek yang Libatkan Zainal Siahaan, Ini Kata Kajari…

Dugaan Pemerasan Kepsek yang Libatkan Zainal Siahaan, Ini Kata Kajari…

SHARE
Kajari Kota Pematangsiantar, Ferziansyah SH,MH.

isiantar.com – Kasus dugaan pemerasan terhadap 11 orang Kepala SMP Negeri yang dilaporkan salah satu LSM ke Kejari Pematangsiantar di tahun 2017 lalu, hingga saat ini belum menemukan titik terang. Seluruh pihak yang diduga terkait kasus ini, termasuk seorang diantaranya pejabat pemko bernama Zainal Siahaan, sudah diperiksa. Tapi pihak kejaksaan belum juga menetapkan seorang pun menjadi tersangka atau memutuskan menghentikan kasus ini.

Kajari Pematangsiantar, Ferziansyah Sesunan SH, MH, yang kembali diwawancarai Selasa sore (26/6/2018), seusai mengikuti sebuah kegiatan di Ruang Data Pemko membenarkan hal ini. Ia mengatakan hingga saat ini kasus dugaan pemerasan tersebut masih tetap pada proses penyidikan. “Masih jalan, masih jalan itu,” kata Ferziansyah.

Dikonfrontir perihal adanya regulasi yang mengatur batas waktu penanganan perkara di tahap penyelidikan dan penyidikan, Ferziansyah menampiknya.  “Bukan undang-undang, cuma ada secara ini aja, supaya jangan berlarut-larut begitu dikasih batasan waktu, tapi kita masih mau gunakan anu, yang ada aja dulu,” katanya.

Bantah Ada Elit Berinisial H yang Bertamu ke Rumahnya

Kasus dugaan pemerasan terhadap sejumlah Kepsek yang mencoreng wajah dunia pendidikan ini terus menjadi perhatian banyak pihak. Menurut sebuah sumber yang ikut mencermati perjalanan penanganan kasus ini, pernah ada seorang elit pejabat pemerintahan Kota Pematangsiantar, berisial H, yang mendatangi rumah dinas Kajari di pagi hari pada awal tahun 2018 lalu. Kedatangan tersebut bermaksud mempengaruhi penanganan kasus ini.

Namun Ferziansyah membantah informasi itu. “Ah, belum pernah dia sekalipun ke rumah saya, jangan-jangan enggak tahu dia rumah saya,” balasnya. [nda]