Home Hukum Di Pusat Kota Siantar, Ada yang Pasang Taratak di Badan Jalan

Di Pusat Kota Siantar, Ada yang Pasang Taratak di Badan Jalan

SHARE
Taratak berdiri di badan Jalan MH Sitorus, Jumat (22/2). (isiantar/nda).

isiantar.com – Pemandangan tidak lazim dari aspek kenyamanan berlalu lintas terlihat di beberapa badan jalan di pusat kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat (22/2/2019).

Pemandangan tak lazim dimaksud yakni berdirinya taratak (istilah lokal untuk menyebut tenda) di badan-badan jalan tersebut.

Lokasi berdirinya taratak yakni di Jalan MH Sitorus, Jalan Haji Adam Malik, dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Diprotes Warga

Menurut warga sekitar, pemasangan taratak sudah dimulai sejak Kamis sore.

“Jangan bikin kekgitulah, jangan dianggap warga di sini bodoh-bodoh,” kata seorang warga yang memprotes pendirian taratak tersebut, Jumat siang.

Warga yang bernama Coki Harahap ini memprotes berdirinya taratak tersebut sebab akses ke rumahnya jadi terganggu.

Di lokasi sekitar rumah Coki memang terlihat beberapa tempat usaha seperti laundry, minimarket, Bimbel (bimbingan belajar) dan bank. “Itu Bank Mandiri gak bisa masuk itu. Betul gak itu? Mobilnya gak bisa keluar coba?” Imbuh Coki.

Menurut Coki, warga sama sekali tidak menerima pemberitahuan perihal pemasangan taratak-taratak itu.

Ganggu Akses Lalu Lintas

Sejak pemasangan taratak otomatis akses lalu-lintas dari dan-menuju-ketiga jalan tersebut jadi terganggu. Kapolres yang dicoba dikonfirmasi terkait legalitas pemasangan taratak di badan jalan ini, belum memberi balasan.

Tenda di Jl Perintis Kemerdekaan ganggu akses ke gedung Bank Mandiri Syariah, Jumat (22/2). (Siantar/nda).

Kepala Dinas Perizinan, Mardiana, yang dihubungi beberapa wartawan menyebut pemasangan tenda itu ada kaitannya dengan pertandingan tinju yang rencananya digelar salah satu event organizer pada 25 Februari hingga 3 Maret. Namun, Agustian Tarigan, salah dari seorang pihak penyelenggara pertandingan tinju dimaksud, membantahnya. Menurut Agustian acara mereka diundur menjadi di awal Maret nanti, dan secara konsep tidak ada pemasangan -pemasangan taratak seperti itu. [nda]


Baca juga: 

Warga Siantar Sudah Ingin Walikota Diganti?

Di Siantar, Membangun Kota Ala Baru Minum Tuak